Welcome to our online store

Shipping Info

Sample Text

Live Chat

Order by Phone

Follow by Email

New Products

Rabu, 05 Desember 2012

Tips Merawat dan Mencuci Jersey

kali ini sablon jersey online ingin memberikan sedikit tips cara memcuci dan merawat jersey kesangan anda agar lebih awet dan panjang umur.

Inilah tips tentang bagaimana cara mencuci baju bola:
1.Sebaiknya sebelum proses pencucian dimulai, balikkan baju terlebih dahulu sedemikian rupa sehingga sisi baju bagian dalam yang terdapat diluar dan sisi bagian luar yang tedapat di dalam.
2.Ada baiknya menghindari pencucian menggunakan mesin cuci. Jika Anda ingin tetap menggunakan mesin cuci, jangan lupa poin no.1.
3.Hindari penggunaan air hangat/panas.
4.Dalam proses pencucian yang dianjurkan adalah dengan cara di rendam selama kurang lebih 2 jam di dalam cairan deterjen.
5.Keringkan baju dengan cara digantung (hindari memeras baju terlalu keras).
6.Disarankan untuk TIDAK menyetrika baju bola Anda.
7.Apabila terdapat bagian sablon yang mengelupas/terlepas, bisa ditempel kembali menggunakan lem fox/castol (versi tube).

ini hanya sebagian tips yang sablon jersey online ketahui seputar tips memcuci dan merawat jersey kesayangan anda.

semoga artikel ini dapat memberikan banyak manfaat bagi para pembaca sekalian......

Add to Cart View detail

Jumat, 30 November 2012

Tips Mudah Menetahui Jenis Rajutan Untuk Bahan Kaos

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

Seperti janji sablon jersey online sebelumnya, maka pada kali ini sablon jersey online ingin berbagi ataupun sekilas info untuk agan-agan sekalin seputar jenis rajuta untuk bahan kaos.

JENIS RAJUTAN UNTUK BAHAN KAOS

1. SINGLE KNITT
(Contoh: Cotton Combed 20s, 24s, 30s, 40s, huruf S berarti single knitt) Pengertian teknisnya adalah rajutan jarum single. Penggunaan bahan kaos hanya satu permukaan saja, artinya kaos tidak bisa digunakan dibolakbalik (2 permukaan). Jenis rajutan rapat, bahan padat, kurang lentur (stratching). Sebagian besar produk kaos yang ada di pasaran adalah memakai jenis rajutan Single Knitt.

2. DOUBLE KNITT
 (Contoh: Cotton Combed 20d, 24d, 30d, 40d, huruf D berarti double knitt) Sebutan lainnya adalah interlock. Pengertian teknisnya adalah rajutan Jarum Double sehingga bahan kaos bisa digunakan bolak-balik (atas bawah tidak masalah). Jenis rajutan tidak rapat, bahan kenyal, lembut, dan lentur. Produk kaos yang biasa memakai rajutan jenis ini adalah pakaian untuk bayi dan anak-anak.

3. PIQUE ATAU LACOSTE
Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan texture / corak atau motif. Penggunaan tidak bisa dibolak-balik. Jenis rajutan bertexture, bulat, kotak, atau menyerupai segitiga kecil-kecil. Sebagian orang ada yang menyebut bahan ini Cuti, dan hanya lazim digunakan untuk Polo Shirt atau Kaos Kerah. Sama seperti combed, kain pique/lacoste di pasaran dapat dibedakan berdasarkan bahan dasarnya (cotton, cvc, polyseter), jenis benangnya (20′s, 30′s), serta corak rajutannya.

4. STRIPER ATAU YARN DYE
Pengertian teknisnya adalah rajutan kombinasi benang warna (Yarn Dye). Penggunaan tidak bisa di bolak-balik. Jenisnya bisa Single Knitt maupun Double Knitt. Finishing harus openset / belah. Orang awam menyebut bahan ini dengan sebutan bahan salur / warna-warni. Biasa digunakan untuk produk kaos dewasa (Pria, Wanita, T-Shirt, maupun Polo Shirt).

5. DROP NEEDLE
Pengertian teknisnya adalah rajutan dengan variasi cabut jarum. Penggunaannya bisa di bolak-balik. Jenis rajutan texture garis lurus vertikal, lembut,  dan lentur. Produk kaos ini banyak digunakan untuk Rib Leher (T-Shirt), Ladies T-Shirt Body Fit, dan kaos singlet.

JENIS BENANG UNTUK BAHAN KAOS
Bahan dasar dari semua pakaian adalah benang. Untuk suatu benang menjadi kain kaos, harus melalui proses dirajut atau knitting dengan mesin khusus.

1. BENANG 20S. Biasanya dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 180 sampai dengan 220 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

2. BENANG 24S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 170 sampai dengan 210 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt.

3. BENANG 30S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 140 sampai dengan 160 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 210 sampai dengan 230 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

4. BENANG 40 S Biasa dipakai apabila kita menghendaki ketebalan atau gramasi bahan kaos antara 110 sampai dengan 120 gram/m2 untuk jenis rajutan Single Knitt atau Gramasi 180 sampai dengan 200 gram/m2 untuk jenis rajutan Double Knitt.

Demikianlah penjelasan singkat sablon jersey online seputar jenis rajutan dan benang benang yang bisa dipakai untuk membuat sebuah kaos!!!

Tiap-tiap jenis diatas memiliki kelebihan serta kekurangannya sendiri...semoga penjelasan sablon jersey online ini dapat mendatangkan banyak manfaat bagi pembaca sekalian...!!!


Add to Cart View detail

Most View Product